MOHON SEBARKAN!!! Pengakuan MUI: Minta Maaf Dan Mencabut Pernyataan Soal AHOK...

160 orang terbagi dalam ulama, budayawan, akademisi, advokat serta organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Aliansi Orang-orang Cinta Damai (AMCD) DKI Jakarta menekan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mohon maaf serta mencabut pernyataan berkaitan masalah penghin4an surah Al Maidah ayat 51 yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. 

“Kami memohon MUI untuk mohon maaf serta mencabut serta atau meluruskan pernyataannya, karena pernyataan itu mengindikasi ada reaksi dari ormas-ormas Islam yang telah kita kenali, ” kata Juru Bicara AMCD Iman Sumantri di kantor MUI, Jakarta, Rabu (21/10). 

Tekanan itu adalah salah satunya dari isi deklarasi Pilkada damai serta bebas gosip SARA yang diserahkan AMCD pada MUI. 

Diluar itu, AMCD juga mensupport sistem hukum berkaitan masalah itu yang dilaporkan beberapa orang-orang ke polisi. 

“Kami akan mensupport semuanya sistem hukum yang tengah jalan karena negara kita yaitu negara hukum, ” katanya. 

Dia menjelaskan, satu diantara basic diadakannya deklarasi karena ada demo umat Islam yang pernah terjadi sekian hari waktu lalu di Ibu Kota. 

“Kami dari AMCD telah di terima dengan baik dengan diapresiasi kalau input permintaan dari surat yang kami kemukakan dapat di terima. Namun permintaan kami itu masihlah akan dikaji lagi oleh MUI, ” katanya. 

AMCD juga menyerukan pada semua orang-orang terutama di Jakarta, untuk tetaplah tenang dalam menanggapi ketentuan yang sudah di keluarkan oleh MUI. 

“AMCD juga menginginkan supaya tidak ada intrik-intrik kebutuhan yang menunggangi dalam ketentuan ini, yang kami berharap supaya orang-orang tetaplah kondusif supaya tak terjadinya perseteruan horizontal supaya pilkada di DKI ataupun semua Indonesia dapat jalan dengan lancar, ” katanya. 

Disamping itu dari pihak MUI tak ada yang memberi info karena ketua MUI sedang tidak ada ditempat.